Langsung ke konten utama

SATUAN ACARA PENYULUHAN


SATUAN ACARA PENYULUHAN
KARANG GIGI




OLEH:
Nama               : Popi Sulastia
NIM                : 175110513
SEMESTER    : IV A


JURUSAN KEPERAWATAN GIGI
POLTEKKES KEMENKES RI PADANG
2019




SATUAN ACARA PENYULUHAN


  1. Identitas
Pokok Bahasan           : Penyakit gigi dan mulut
Sub Pokok Bahasan    : Karang Gigi
Sasaran                        : Kelompok ( KK I )
Tempat                        : Rumah Bapak B. Malin Marajo
Waktu                         : 6 menit

  1. Standar Kompetensi
       Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran dapat mengetahui dan memahami tentang karang gigi.

  1. Kompetensi Dasar
a)      Pengertian karang gigi
b)      Penyebab terjadinya karang gigi
c)      Cara mencegah terjadinya karang gigi

  1. Indikator
·         Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran dapat menjelaskan tentang pengertian karang gigi dengan benar dengan bantuan penyuluh dalam waktu 1 menit.
·         Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran dapat menjelaskan penyebab terjadinya karang gigi dengan benar tanpa bantuan penyuluh dalam waktu 1 menit.
·         Setelah mendapatkan penyuluhan diharapkan sasaran dapat menyebutkan cara mencegah terjadinya karang gigi dengan benar tanpa bantuan penyuluh dalam waktu 1 menit.

5.      Uraian Materi
a)      Pengertian karang gigi
Merupakan suatu endapan keras yang terletak pada permukaan gigi, berwarna mulai kekuning-kuningan, kecoklat-coklatan sampai kehitam-hitaman dan mempunyai permukaan yang kasar.

b)      Penyebab terjadinya karang gigi :
·         Kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut
·         Teknik menyikat gigi yang kurang tepat
·         Memakan makanan yang manis dan melekat

c)      Cara mencegah terjadinya karang gigi :
·         Menyikat gigi secara teratur yakni pagi sesudah makan dan malam sebelum tidur minimal 2 kali sehari.
·         Mengurangi memakan makanan dan minumn yang manis, seperti coklat, kue dan kopi.
·         Memperbanyak memakan makanan yang berserat dan mengandung banyak air yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan, seperti apel,semangka, belimbing dan sebagainya.
·         Mengontrol gigi minimal 1 kali enam bulan atau jika ada keluhan dengan gigi dan mulut segera kunjungi unit pelayanan kesehatan terdekat.

6.      Metode Penyuluhan  : Ceramah dan tanya jawab

7.      Media Penyuluhan    : flipchart

8.      Sumber
Tarigan, Rasinta. 1995. Kesehatan Gigi Dan Mulut. Jakarta : EGC
Pratiwi, Dona. 2007. Gigi Sehat. Jakarta : Gramedia
Nio, Ken. 1987. Pre entive Dentistry. Bandung
Davidson, C.L. 1973. Ontharding Van Glazuur, Een Syeisch-Chemisch Model
       Van Carieus Glazuur, off setdrukkerij Joko. Amsterdam
9.      Skenario Penyuluhan
No
Kegiatan penyuluhan
Media
Waktu
Kegiatan sasaran
1.




2.







3.



Pembukaan
§  Perkenalan
§  Penyampaian tujuan
§  Apersepsi

Penyampaian materi
§  Pengertian karang gigi
§   Penyebab terjadinya karang gigi
§  Cara pencegahan karang gigi

Penutup
§  Evaluasi
§  Kesimpulan
§  Saran


-




Poster tentang karang gigi






-

1 menit




3 menit







2 menit


Mendengarkan




Mendengarkan dan memperhatikan





Mengikuti evaluasi, mendengarkan dan menerangkan bersama penyuluh.

TOTAL

6 menit


10.  Evaluasi
Bentuk                        : Lisan
Prosedur          : Langsung
Contoh soal     :
1. Jelaskan pengertian karang gigi !
2. Sebutkan penyebab terjadinya karang gigi !
3. Sebutkan cara mencegah karang gigi !
Kunci jawaban :
1.      Karang gigi adalah suatu endapan keras yamg terletak pada permukaan gigi bewarna mulai dari kekuning-kuningan, kecoklat-coklatan hingga kehitam-hitaman dan mempunyai permukan yang kasar
2.      Penyebab terjadinya karang gigi :
·         Kurang menjaga kebersihan mulut
·         Teknik menyikat gigi yang kurang tepat
·         Memakan makanan yang manis dan melekat
3.      Cara mencegah terjadinya karang gigi :
·         Menyikat gigi secara teratur yakni pagi sesudah makan dan malam sebelum tidur minimal 2 kali sehari
·         Mengurangi memakan makanan dan minumn yang manis, seperti coklat, kue dan kopi
·         Memperbanyak memakan makanan yang berserat dan mengandung banyak air yaitu sayur-sayuran dan buah-buahan, seperti apel,semangka, belimbing dan sebagainya
·         Mengontrol gigi minimal 1 kali enam bulan atau jika ada keluhan dengan gigi dan mulut segera kunjungi unit pelayanan kesehatan terdekat.



KONSEP MATERI

Karang gigi merupakan jaringan keras yang melekat pada gigi yang terdiri dari bahan-bahan mineral seperti: kalsium, ferrum, zink, Cu, Ni, dll. Karang gigi dapat melekat pada permukaan gigi yang terletak diatas gusi, sehingga disebut supra gingival atau pada permukaan yang terletak dibawah gusi, dan disebut gingival karang gigi supra gingival warnanya kuning dan biasanya mudah dilepas hanya dengan jari saja.
Sedangkan karang gigi sub warnanya coklat kehitaman, melekat erat dibawah gusi dan amat sukar dibersihkan. Karang gigi sub berasal dari endapan-endapan mineral ludah yang bereaksi dengan bakteri-bakteri mulut serta sisa-sisa makanan. Sedangkan karang gigi sub berasal dari sel-sel darah yang pecah dan mengendap kesela-sela gigi dan gusi. Hal-hal yang memudahkan terjadinya karang gigi yaitu:
³ Keadaan ludah
³ Permukaan gigi kasar dan licin
³ Keadaan gigi yang tidak teratur
³ Resesi dari gigi
Karang gigi merupakan faktor initasi yang terus menerus terhadap gusi sehingga dpat menyebabkan peradangan pada gusi. Peradangan pada gusi ini menyababkan terjadinya perdarahan bila pasien menggosok gigi.
Pengalaman membuktikan bahwa banyak pasien dengan keluhan gusi berdarah akan sembuh bila karang giginya dibersihkan. Untuk menyingkirkan karang gigi pada masa sekarang sudah banyak alat-alat modern yang dapat digunakan seperti: Cavition, Roto-pro.
Cara terpenting untuk mencegah pembentukan karang gigi adalah dengan membersihkan gigi dengan baik. Selain itu dengan membiasakan memakan buah-buahan seperti : bengkoang, jambu air, worte. Dll. Tentu saja tindakan memeriksakan gigi ke dokter gigi sekali dalam 6 bulan merupakan suatu tindakan yang bijaksana untuk mencegah tanggalnya gigi yang disebabkan oleh karang gigi.
Proses terbentuknya karang gigi adalah setelah menyikat gigi,pada permukaan gigi akan terbentuk lapisan bening tipis yang disebut pelikel.pelikel ini belum ditumbuni kuman. apabila pelikel sudah ditumbuhi kuman disebutlah dengan plak. Plak yang di biarkan lama-kelamaan akan terkalsifikasi (berikatan dengan kalsium) dan mengeras sehingga menjadi karang gigi.
Akibat dari karang gigi adalah radang gusi atau gingivitis, gigi tanggal, bau mulut dan gangguan estetika.
Karang gigi adalah suatu endapan keras yang berasal dari sisa-sisa makanan yang terletak pada permukaan gigi yang terdiri dari kumpulan kuman dan bakteri yang berwarna dari yang kekuning-kuningan menjadi kuning kecokelatan dan sampai menjadi cokelat kehitaman dan memiliki permukaan yang kasar.
Karang gigi berasal dari plak yang bercampur dengan zat kapur pada ludah sehingga lama-kelamaan akan mengendap pada permukaan gigi.
Berdasarkan lokasi pelekatannya,kalkulus dibedakan atas :
1)      Supragingival calculus
Supragingival calculus yaitu karang gigi yang melekat pada permukaan gigi yang terletak di atas gusi.
·         Berada koronal dari tepi gingival dan terlihat di rongga mulut
·         Berwarna kuning keputih-putihan
·         Konsistensi keras seperti batu apung
·         Sumber mineral berasal dari saliva
2)      Subgingival calculus
Subgingival calculus yaitu karang gigi yang melekat pada permukaan gigi yang terletak di bawah gusi.
ü  Berada apical dari tepi gingiva
ü  Warnanya cokelat tua atau kehitam-hitaman
ü  Konsistensinya lebih keras dari karang gigi supragingiva
Sumber mineral karang gigi sugingival calculus diduga berasal dari cairan gingiva yang menyerupai serum.

Penyebab terjadinya karang gigi
1.      Makanan yang manis dan berserat
2.      Kurangnya menjaga kebersihan gigi dan mulut
3.      Mengunyah makanan pada satu sisi rahang

Proses Terjadinya Karang Gigi
Setelah selesai makan tidak membersihkan mulut dengan menggosok gigi , sehingga sisa makanan akan menumpuk dan mengeras di dalam mulut, maka dalam waktu yang lama sisa makanan yang mengandung kuman dan bakteri akan mengeras di dalam mulut dan terbentuk karang gigi.

Akibat Karang Gigi
1.      Bau Mulut (Halitosis)
2.      Bau mulut/halitosis yaitu suatu kaadaan dimana tercium bau tidak sedap pada saat seseorang mengeluarkan nafas.
3.      Gigi Goyang
4.      Radang Gusi
Radang gusi dari pembentukan deposit kasar dan halus dari sisa makanan yang tidak dibersihkan pada permukaan gigi. Pada waktu yang lama, kumpulan bakteri yang berlapis yang disebut dengan “plak” terkumpul pada area gigi dan batas gigi dan gusi. Hal ini jika dibiarkan dapat menyebabkan terjadinya inflamasi/peradangan pada gusi yang disebut radang gusi atau gingivitis.
5.      Gigi Tanggal

Pencegahan Agar Tidak Terjadi Karang Gigi
·         Menghindari makanan yang manis dan melekat
·         Mengkonsumsi makanan yang mengandung air dan berserat seperti : buah-buahan,sayur-sayuran
·         Melakukan pembersihan dan menghilangkan karang gigi
·         Menyikat gigi minimal 2x sehari yakni pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur
·         Upayakan mengunyah makanan dengan menggunakan kedua sisi rahang
·         Kontrol gigi ke klinik gigi atau ke unit pelayanan kesehatan minimal 1x6 bulan


Komentar

Posting Komentar